Senin, 23 September 2019, WIB

Jumat, 30 Agu 2019, 08:16:43 WIB, 57 View Ryan Descreate, Kategori : Teknologi

Jakarta - Sebuah aplikasi yang amat populer di Android ternyata diam-diam sudah menyebar malware. Pengguna disarankan segera meng-uninstall aplikasi itu dari perangkatnya.

CamScanner, demikian nama aplikasi kreator PDF tersebut. ZDNet mencatat, aplikasi ini sudah di-download tak kurang dari 100 juta kali semenjak rilis tahun 2010 di Google Play Store.

Disebutkan lebih lanjut, para peneliti keamanan di Kaspersky mendapati sejumlah versi baru dari aplikasi besutan developer CC Intelligence yang berbasis di Shanghai, China ini turut berisikan Trojan yang dirancang untuk mengirim malware ke ponsel Android. 


Secara spesifik, Kaspersky mendeteksi adanya modul Trojan-Dropper.AndroidOS.Necro.n. Ini kemudian berproses dalam memunculkan Trojan Downloader, yang pada akhirnya juga bakal mengunduh modul-modul jahat lainnya ke perangkat yang terinstall CamScanner.

Menurut Android Police, malware CamScanner kali pertama muncul pada update 16 Juni (versi 5.11.3.20190616) dan terus bersemayam sampai update 25 Juni (versi 5.12.0.20190725), sampai akhirnya dihilangkan mulai update 30 Juni (versi 5.12.0.20190730).

Pun demikian, sebut Life Hacker, aplikasi itu tetap sudah ketahuan berisikan malware pada satu waktu dan terlepas apakah versi teranyarnya sudah aman, kejadian ini cukup untuk bikin CamScanner dapat sanksi dengan dicopot sementara dari Google Play Store.

Life Hacker juga menyarankan bahwa untuk sementara waktu pengguna yang sudah memakai CamScanner sebaiknya meng-uninstall lebih dulu aplikasi tersebut dari ponselnya, terlebih jika versi aplikasinya belum yang terbaru.

"Jika belum update ke versi terbaru selepas 30 Juni, sebaiknya kamu mencopotnya dari ponsel Android-mu sekarang juga. Kalau pun sudah (update ke versi terbaru) kami bahkan merekomendasikan untuk tetap menghapusnya."





Tuliskan Komentar