Kamis, 17 Oktober 2019, WIB

Kamis, 02 Mei 2019, 10:38:52 WIB, 202 View Ryan Descreate, Kategori : Politik

Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendukung usul ustaz Haikal Hassan agar para tokoh dan ulama Ijtimak Ulama III sowan ke cawapres Ma'ruf Amin. Menurut BPN, Ma'ruf perlu diajak bicara dari hati ke hati. 

"Itu kan pendekatan dan usul yang bagus dari ustaz Haikal untuk mencari solusi lain dengan mengajak Kiai Ma'ruf bicara dari hati ke hati. Ini kan pembicaraan antar-ulama besar," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (2/5/2019).


Andre mengatakan kecurangan Pemilu 2019 sudah tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Ia menyebut Haikal Hassan bersama para tokoh dan ulama bakal memaparkan data dan fakta ke Ma'ruf. Andre berharap Ma'ruf akan merenungi hal tersebut. 

"Kan tujuan pemilu kita jujur dan adil, tapi kecurangan di mana-mana. Kiai Ma'ruf sebagai ulama besar yang paham ilmu fikih dan agama silakan merenung melihat kecurangan ini. Apakah beliau sebagai ulama besar masih mau memimpin Indonesia jika diterima dengan cara curang," ujarnya.

"Jadi seperti itu tujuannya untuk berbicara dari hati ke hati soal kecurangan ini. Biar merenungi kecurangan yang ada. Sekaligus mengajak memerangi kecurangan," tegas Andre.

Sebelumnya, Haikal Hassan mengusulkan para tokoh dan ulama di forum Ijtimak Ulama III sowan ke cawapres Ma'ruf Amin. Alasannya, untuk berbicara terkait dengan kecurangan di Pemilu 2019.

"Saya secara pribadi mengusulkan dengan kaidah-kaidah, dengan keilmuan, dengan segala macam kecurangan yang sudah ada dan bisa dibuktikan, apa iya seorang kiai yang memahami jahatnya sebuah kecurangan, kalau terbukti, apa iya seorang kiai yang memahami segala unsur fikih, syariah, ilmu agama, Alquran, hadis, setelah dibuktikan betul-betul ada kecurangan, masih mau memimpin dengan cara yang curang? Apa iya?" ujar Haikal di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Rabu (1/5).

Haikal yakin Ma'ruf tahu betul ganjaran bagi orang-orang yang berbuat curang. Ia akan mempertanyakan jika Ma'ruf masih berminat menjadi pemimpin apabila kepemimpinannya diraih dengan cara curang. 





Tuliskan Komentar


//